Posted by: Arnie Suryo | 27 May 2013

Merawat Wajah Cara Aman dengan Kosmetik Organik

130527A Thinkstock

Kini semakin banyak perusahaan kecantikan yang menawarkan produk ramah lingkungan yang terbuat dari bahan organik. Sebab, make up organik bisa memberikan efek positif pada pemakainya, juga lingkungan.

“Make up organik itu tidak mengandung bahan kimia, baik tanah dan pupuk yang telah terkontaminasi. Sehingga dampaknya baik untuk bumi,” ungkap Hefriyan Handra, Formulation Manager Herbal Product, dalam Sari Ayu Talkshow ‘Kosmetik Organik Solusi Awet Muda yang Efektif & Aman’, di Atrium Mal Kelapa Gading 3, Jakarta Utara, Jumat (24/05/2013).

Pada dasarnya, semua produk kecantikan terbuat dari bahan kimia. Tetapi yang menjadi pertanyaan, apakah bahan kimia tersebut aman atau tidak untuk kulit kita? Produk kecantikan berbahan organik merupakan kosmetik yang dibuat tanpa bahan kimia. Semakin sedikit bahan kimia yang terkandung dalam produk, semakin bisa disebut organik.

“Jika produk organik yang digunakan tidak mengalami iritasi, alergi, dan gatal-gatal, maka produk itu terbilang aman,” jelas dr. Astrid Fabiola Tilaar.

Itulah mengapa kosmetik organik diklaim aman untuk kulit. Sebab, kandungan di dalamnya tak mengandung paraben, sls, propylene glycol, dan mineral oil. Kandungan tersebut merupakan bahan-bahan yang menyebabkan kulit iritasi dan kemerahan, bahkan bisa mengakibatkan sakit kepala dan kerusakan otak.

Selain itu produk organik umumnya mengandung zat antioksidan dan vitamin yang membuat penampilan Anda alami, muda dan sehat. Produknya pun terdiri dari banyak variasi mulai dari perawatan sehari-hari, hingga riasan yang telah menjadi kebutuhan wanita untuk tampil lebih gaya.

Namun perlu diperhatikan, tidak semua produk kosmetik berlabel ‘organic’ benar-benar terbuat dari bahan organik. Sebuah produk baru bisa disebut organik jika mengandung bahan-bahan organik sedikitnya 95 persen yang telah mendapat sertifikat USDA Organic. Sertifikat ini biasanya terdapat pada segel atau bagian bawah kemasan produk.

 

sumber: wolipop.com & Thinkstock


Tinggalkan komentarmu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: