Posted by: Arnie Suryo | 22 November 2013

Penting, Tips Merawat Kulit Selama Musim Hujan

191006_kulit-wajah-bersih-dan-sehat-_663_382

 

Musim hujan telah datang. Hampir tiap sore, awan hitam menggumpal di langit dan menumpahkan titik air. Orang-orang mulai menyesuaikan soal busana. Pakaian tebal dan jaket menjadi andalan.

Namun, seringkali banyak yang lupa menyesuaikan soal perawatan kulit. Padahal, musim hujan dan cuaca dingin sesungguhnya memengaruhi kesehatan dan kecantikan kulit. Ia jadi lebih kering dan bersisik, seiring suhu udara yang menurun.

Seorang dokter kulit, David Bank, M.D. memberikan tips merawat kulit di musim dingin, seperti dikutip Womens Health Mag berikut.

Prioritaskan pelembab. Pemilik kulit kering dan sensitif, gunakan pelembab yang mengandung moisturizer dan formula susu lebih banyak. Pemakaiannya juga harus lebih sering. Sebaliknya, pemilik kulit berminyak atau kombinasi tak perlu mengganti pelembab dan menambah frekuensi pemakaian.

Jangan gunakan toner. Toner justru membuat kulit menjadi kering. Apalagi jika digunakan saat musim dingin. Jadi, sementara waktu, simpan dengan baik toner Anda.

Hindari produk beralkohol. Parfum dan produk kecantikan lain yang mengandung alkohol, sebaiknya tidak digunakan saat musim hujan. Sama dengan toner, alkohol juga menyebabkan kulit menjadi kering. Penggunaan alkohol di musim dingin juga bisa meningkatkan risiko alergi pada kulit.

Gunakan scrub dengan bijak. Penggunaan scrub di musim dingin, seringkali membingungkan. Itu baik untuk menghilangkan sel-sel kulit mati, tapi bisa membuat kulit iritasi karena kering. Sebaiknya, gunakan scrub dengan bijak. Selama musim hujan, cukup gunakan scrub sekali dalam seminggu.

Air untuk bersihkan wajah. Jika biasanya menggunakan sabun pembersih wajah dua kali sehari, selama cuaca dingin sekali saja cukup. Sisanya, bisa hanya menggunakan air untuk membasuh wajah. Dibanding dengan sabun, air saja tidak akan mengurangi kelembaban kulit.

Jangan mandi terlalu lama. Mandi dengan air hangat memang menyenangkan. Asal, tidak terlalu lama. Sebab, berlama-lama berendam atau mengguyur tubuh dengan shower menyebabkan molekul-molekul air dalam tubuh menguap dan membuat kulit menjadi kering. Berada di kamar mandi selama 10 hingga 15 menit, cukup. Lalu, jangan lupa gunakan pelembab segera.

 

sumber: VIVAlife


Tinggalkan komentarmu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: