Posted by: Arnie Suryo | 21 December 2013

Alasan Wanita Menggemuk Setelah Menikah dan Cara Mengatasinya

131221A Thinkstock

 

Sebuah penelitian membuktikan, wanita yang sudah menikah rata-rata mengalami pertambahan jumlah lemak sekitar 63 persen di tiga tahun pertama setelah pernikahan. Kegemukan setelah menikah ditunjang dari perubahan gaya hidup dan lebih cuek dengan penampilan. Dikutip Red Book, ini beberapa alasan wanita menjadi gemuk setelah menikah dan tips untuk mengatasinya.

1. Mengikuti Gaya Hidup Suami
Saat Anda single, Anda dapat memakan apa saja, seperti mie instan atau semangkuk sereal untuk mengisi perut. Setelah menikah, semua ini akan berubah. Anda sudah mempunyai suami yang harus diperhatikan termasuk makanannya. Penelitian menunjukan bahwa pasangan menikah biasanya mencocokkan selera keduanya. Selera suami bisa saja membuat Anda lebih banyak mengonsumsi makanan tinggi lemak dan gula.

Cara mengatasi:
Buat menu masakan yang meningkatkan jumlah serat sayuran daripada karbohidrat seperti pemakaian tepung atau roti. Sebaiknya Anda juga lebih banyak mengonsumsi buah.

2. Memiliki Anak
Anda dapat mengalami kenaikan berat badan yang drastis setelah melahirkan. Biasanya, berat badan wanita naik 3 hingga 10 kg pasca persalinan. Kenaikan akan terus meningkat setelah anak semakin tumbuh. Pasangan yang sudah mempunyai anak bisa mengonsumsi 34 gram lemak dalam seminggu dibanding dengan pasangan yang belum punya anak. Kesibukan mengurus pekerjaan dan keluarga bisa membuat Anda mengonsumsi makanan yang tinggi lemak, seperti pizza atau burger.

Cara mengatasinya:
Sediakan masakan yang sehat, seperti sayuran, beras merah, dan daging ayam atau ikan setiap akhir pekan. Atau coba tips-tips memasak makanan sehat dari internet atau media lain.

3. Bersantai dan Makan
Setelah baru menikah, Anda pasti ingin selalu berduaan dengan suami, apalagi di waktu santai. Mungkin membaca buku di sofa atau menonton televisi berdua di rumah akan menciptakan suasana yang hangat. Namun, tidak sedikit wanita yang membawa makanan kecil sebagai cemilan pada saat bersantai dengan pasangan. “Sebagian besar waktu bersama pasangan digunakan untuk bermesraan di rumah dan selalu melibatkan makanan ketika berdua,” ujar Jeffrey Sobal, Ph.D., seorang ahli nutrisi di Cornell University, Ithaca, New York.

Cara mengatasinya:
Jangan khawatir mengurangi waktu berduaan agar Anda tidak tampil gemuk setelah menikah. Anda dapat menciptakan momen kebersamaan dengan jogging pagi dan sore hari, bersepeda bersama, atau mungkin jalan-jalan setelah makan malam, di luar kegiatan seks Anda dan pasangan.

4. Tidak Punya Waktu untuk Diri Sendiri
Waktu Anda sehari-hari disibukkan dengan berbagai macam aktivitas. Dari mulai mengurus keluarga, pekerjaan, dan kegiatan lain yang buat Anda lupa mengurus diri. Makanan yang Anda konsumsi juga tidak diperhatikan.

Cara mengatasinya:
Ramona Braganza, seorang pelatih olahraga pribadi Kate Beckinsale dan brand ambassador dan Gold’s Gym, menyarankan: “Cari waktu satu hari untuk membakar kalori Anda. Mungkin Anda bisa mengikuti kelas Gym setiap minggu. Atau Anda juga dapat melakukan latihan aeorbik selama 20 menit setiap minggunya.”

 

 

sumber: wolipop.com & Thinkstock


Tinggalkan komentarmu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: