Posted by: Arnie Suryo | 12 April 2014

6 Kebiasaan yang Buat Pernikahan Tetap Harmonis

170748_coupleoldermanwoman362

 

Mempertahankan hubungan dalam pernikahan adalah hal yang tidak mudah. Berbagai cara dilakukan agar pernikahan yang dijalani tetap berjalan harmonis dan bahagia. Seperti dikutip dari ABC, Fawn Weaver penulis dari buku laris ‘Happy Wives Club’ telah mengindentifikasi enam kebiasaan yang dapat mempertahankan pernikahan agar tetap harmonis dan bahagia. Berikut enam kebiasaan tersebut.

1. Kegiatan Spiritual
Tanpa disadari melakukan kegiatan seperti beribadah bersama dapat menjadi salah satu kebiasaan untuk pernikahan yang bahagia. Weaver mengatakan kebanyakan pasangan tidak memiliki kesepakatan tentang siapa atau apa yang dipercaya. Journal of Family Psychology 2001 telah melakukan penelitian dari 120 pasangan bahwa dengan merayakan hari raya keagamaan bersama-sama dapat membangun keyakinan pasangan satu sama lain, selain itu dapat membuat ikatan keluarga dan pernikahan menjadi lebih harmonis.

2. Minum dan Makan Bersama
Minum kopi bersama di pagi hari atau minum teh setiap malam sebelum makan, dapat menjadi salah satu kebiasaan untuk meningkatkan romantisme dalam pernikahan. Beberapa survei membuktikan, banyak pasangan melakukan dan mempertahankan kebiasaan ini selama beberapa dekade dan terbukti pernikahan mereka harmonis. Weaver juga menambahkan ini adalah sebuah kebiasaan khusus yang dilakukan berdua setiap harinya.

3. Saling Menghormati
Weaver mengatakan hal yang paling utama untuk mempertahankan kebahagiaan dalam pernikahan adalah kebiasaan saling menghormati. Karena dengan kebiasaan saling menghormati, Anda berarti sangat menghargai pasangan. Sayangnya, tidak sedikit pasangan yang akhirnya pisah ranjang karena kurangnya rasa saling menghormati.

4. Hindari Melontarkan Kata Cerai Saat Bertengkar
Kebiasaan untuk tidak mudah berkata cerai pada saat menyelesaikan masalah merupakan salah satu cara meningkatkan keharmonisan rumah tangga. Hal ini juga mengatur kesabaran Anda. Cobalah untuk selalu bersikap bijaksana dalam menyelesaikan setiap masalah yang ada. Weaver menyarankan hindari membuat plan B untuk bercerai ketika sedang bertengkar.

5. Tidak Melibatkan Orangtua
Banyak orangtua merasa kehilangan setelah anaknya menikah dan memiliki keluarga yang baru. Weaver mengatakan pada saat anaknya pergi, orang tua seperti menerima risiko ditinggalkan layaknya sarang burung yang kosong. Selain itu Weaver juga mengibaratkan orangtua seperti rekening bank yang bangkrut dan ditinggalkan pemiliknya. Mungkin sebagian dari Anda merasa iba dengan kondisi tersebut sehingga sulit menghilangkan kebiasaan hidup bersama orang tua. Coba hilangkan kebiasaan Anda untuk tergantung pada kedua orangtua karena kebiasaan ini sering menimbulkan masalah dalam hubungan pernikahan. Jika sedang bertengkar, selesaikan baik-baik dengan pasangan dan hindari langsung mengadu kepada orangtua.

6. Jaga Komunikasi
Salah satu yang dapat mempertahankan hubungan yakni menjaga komunikasi. Kebiasaan mempertahankan dan menjaga hubungan, secara tidak langsung juga mempengaruhi kehidupan seks. Menurut beberapa survei yang dilakukan Weaver, topik seks hanya datang sesekali selama ia melakukan wawancara dengan beberapa pasangan di dunia. Oleh karena itu, banyak pasangan menempatkan topik menjaga komunikasi yang baik agar pernikahan tetap harmonis.

 

sumber: wolipop.com & Thinkstock


Tinggalkan komentarmu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: