Posted by: Arnie Suryo | 19 April 2014

Cantik Alami berkat Warisan Leluhur

Ritual kecantikan para leluhur sederhana, tetapi memberikan khasiat jangka panjang. Kuncinya terletak pada ketelatenan merawat diri.

Inilah yang dialami sendiri oleh Gusti Noeroel, putri Keraton Solo (Pura Mangkunagaran), anak tunggal KGPAA Mangkoenagoro VII dari permaisurinya, Gusti Kanjeng Ratu Timoer. Kebiasaannya dalam merawat kecantikan saat tinggal di keraton diturunkannya kepada anak-anaknya. Alhasil, para perempuan bangsawan ini memiliki kulit cantik dan sehat terawat meski sudah sepuh.

Putri sulung Gusti Noeroel, BRAy Parimita Wiyarti mengatakan, meski sudah sepuh, Gusti Noeroel yang kini berusia 92, masih menunjukkan karisma kecantikannya.

“Kulitnya keriput, tapi tidak terlalu keriput seperti orang seusianya. Masih terlihat karismanya, ‘bekas’ cantiknya,” kata Parimita kepada Kompas Female di sela peluncuran buku Gusti Noeroel di Jakarta, Rabu (16/4/2014).

Menurut Parimita, kebiasaan facial di rumah membuat kulit ibunya terlihat masih lebih muda dari usianya. Kebiasaan ini jugalah yang Parimita ikuti hingga kini. Ritual kecantikan tradisional membuat kulitnya terlihat masih kencang walau bukan berarti tanpa keriput.

“Dulu zaman ibu belum ada facial. Jadi, untuk facial pakai air panas dalam wadah, lalu wajah di dekatkan ke air sambil kepala ditutupi handuk. Saya masih melakukan ini dua kali dalam sebulan. Selain facial di salon sebulan sekali,” akunya.

Ritual lain yang masih dijalankan adalah pakai minyak khusus untuk rambut. Bahkan, ibunya, Gusti Noeroel, masih melakukan ritual ratus rambut sebulan sekali.

“Saya pakai minyak cem-ceman, tapi yang sudah dimodernisasi dalam bentuk sampo,” katanya.

Benar saja, ritual kecantikan ini terbukti ampuh merawat kesehatan rambut. Menurutnya, rambut ibunya masih tebal dan hitam meski tentunya sudah beruban. Untuk orang seusianya, memiliki rambut yang tidak memutih seluruhnya merupakan hal yang tak biasa.

Selain ratus, facial tradisional, serta penggunaan bahan-bahan alami untuk perawatan rambut dan kulit, lulur juga menjadi ritual lainnya yang dijalankan ibu-anak ini untuk memelihara kecantikannya secara alami.

 

sumber: KOMPAS.com


Tinggalkan komentarmu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: